GEDUNG SATE
*Asal Muasal Berdirinya Gedung Sate*
Gedung Sate dibangun pas zaman Belanda, bukan zaman Indonesia merdeka. Ini ceritanya:
*1. Latar Belakang: Bandung Mau Dijadiin Ibukota*
Tahun 1920-an, pemerintah Hindia Belanda ngerasa Batavia/Jakarta udah terlalu panas, padat, dan rawan serangan dari laut. Mereka cari lokasi baru buat pusat pemerintahan. Dipilihlah *Bandung* karena:
1. Dataran tinggi, udara sejuk
2. Strategis di tengah Jawa
3. Aman dari serangan kapal perang
Nah, buat realisasiin rencana itu, Belanda butuh kantor pusat pemerintahan yang megah. Maka dibangunlah *Gouvernements Bedrijven / GB* = Gedung Pusat Pemerintahan.
*2. Proses Pembangunan*
Detail Keterangan
**Mulai dibangun** 27 Juli 1920
**Selesai** September 1924
**Diresmikan** 1924
**Arsitek** Ir. J. Gerber dibantu G.H. Von Essen & Ir. Eh. De Roo
**Gaya arsitektur** Indo-Eropa: campuran Eropa, Jawa, Hindu, Islam
**Biaya** 6 juta Gulden
**Tenaga kerja** 2000 pekerja + pemahat dari China & tukang batu dari Bandung
*Ciri khas "Sate":* Di puncak menara tengah ada ornamen 6 tusuk sate. Itu lambang 6 juta Gulden biaya pembangunannya. Makanya orang Bandung nyebutnya "Gedung Sate".
*3. Fungsi Dari Dulu Sampai Sekarang*
1. *Zaman Belanda 1924-1942*: Kantor Departemen Pekerjaan Umum, Transportasi, dan Pengairan.
2. *Zaman Jepang 1942-1945*: Dipake markas Dai Nippon. Sempat jadi saksi peristiwa Bandung Lautan Api.
3. *Setelah Merdeka*: Jadi Kantor Gubernur Jawa Barat sampai sekarang.
4. *Sekarang*: Ada Museum Gedung Sate di bagian belakang. Bisa dikunjungi umum.
*4. Filosofi Bangunan*
Gedung Sate sengaja dibikin campuran:
1. *Atap*: Kayak pura Bali & meru
2. *Jendela*: Lengkung gaya Eropa
3. *Ornamen*: Motif Majapahit & Islam
Tujuannya biar orang Jawa ngerasa "ini gedung kita juga", bukan murni asing. Strategi politik Belanda biar diterima.
*Fakta unik:*
1. Batu-batu dindingnya dari Gunung Manglayang.
2. Pas Agresi Militer 1947, 7 pegawai GB gugur ngebela gedung ini. Ada monumennya di halaman.
3. Awalnya mau dikasih nama "Gedung Putih Bandung" karena warnanya putih, tapi rakyat terlanjur suka sebut Gedung Sate.
Jadi Gedung Sate itu warisan kolonial yang awalnya mau dijadiin pusat Hindia Belanda, tapi akhirnya jadi kantor Gubernur Jabar. Umurnya udah 100 tahun lebih dari 1924.
Mau sekalian dibikinin timeline visualnya biar gampang dihafal?
Komentar
Posting Komentar